Sabtu, 15 September 2012

NIHONGO O BENKYOU SHIMASU 日本語を勉強 します

1. Awalan

    Halo teman-teman !!! wah sepertinya anda tertarik ya untuk pergi ke negri Sakura Jepang ? kalau begitu sama seperti saya. Sebelum mulai ke materi, saya ingin memperkenalkan diri nih :
わたしはいなもとペドロです (私稲本ペドロです)
Nama saya Pedro Inamoto, sebenarnya nama asli saya Pedro Maulana, di panggil Inamoto karena panggilan untuk di Jepang sana. Sebenarnya saya membuat blog ini khusus untuk temen-temen SMK NURUL ANSOR, tapi karena blogger adalah bersifat umum maka blog ini juga khusus bagi anda.
    Oke yuk kita mulai, sekarang kita akan membahas sejarah bahasa Jepang dulu janganlah bisa berbahasa Jepang tapi tidak tahu sejarah bahasanya -_-, ya minimal tau sedikit lah. Pelajari yang lainnya di NIHONGO O BENKYOU SHIMASU 日本語を勉強 します.

1.  TulisanBahasa Jepang (日本語)
    Tulisan bahsa Jepang berasal dari tulisan bahasa Cina (漢字/kanji) yang diperkenalkan pada abad keempat Masehi. Sebelum ini, orang Jepang tidak mempunyai system penulisan sendiri.
Tulisan Jepang terbagi menjadi tiga :
  • Aksara Kanji (漢字), yang berasal dari China
  • Aksara Hiragana (ひらがな)
  • Aksara Katakana (カタカナ)
keduanya (Hiragana dan Katakana) berunsur daripada tulisan kanji dan dikembangkan pada abad kedelapan Masehi oleh rohaniawan Buddha untuk membantu melafazkan karakter-karakter China.
Kedua aksara terakir ini biasa disebut kana dan keduanya terengaruhi fonetik bahasa Sansekerta. Hal ini masih bisa dilihat dalam urutan aksara Kana. Selain itu, ada pula system alihaksara yang disebut romaji.
Bahasa Jepang yang kita kenal sekarang ini, ditulis dengan menggunakan kombinasi aksara Kanji, Hiragana, dan Katakana. Kanji dipakai untuk menyatakan arti dasar dari kata (baik berupa kata benda, kata kerja, kata sifat, atau kata sandang). Hiragana ditulis sesudah kanji untuk mengubah arti dasar dari kata tersebut, dan menyesuaikannya dengan peraturan tata bahasa Jepang.




=> KANA
      Aksara Hiragana dan Katakana (kana) memiliki urutan seperti gambar dibawah ini :

 memiliki 46 set huruf masing-masing. Keduanya (Hiragana dan Katakana) tidak memiliki arti apapun, seperti abjad dalam Bahsa Indonesia, hanya melambangkan suatu bunyi tertentu, meskipun ada juga kata-kata dalam bahsa Jepang yang terdiri dari ‘suku kata’, seperti me(mata), ki(poho), ni(dua), dsb. Abjad ini diajarkan pada tingkat pra-sekolah (TK) di Jepang.

=> KANJI
      Ini dia sob huruf kanji yang susah di hafal oleh kalangan pelajar sastra jepang, tapi menurut saya mudah kok.Banyak sekali kanji yang diadaptasi dari Tiongkok, sehingga menimbulkan banyak kesulitan dalam membacanya. Dai Kanji Jiten adalah kamus kanji teresar yang pernah dibuat, dan berisi 30.000 kanji. Kebanyakan kanji sudah punah, hanya terdapat pada kamus, dan sangat terbatas pemakaiannya, seperti pada penulisan suatu nama orang.
Oleh karena itu Pemerintah Jepang membuat suatu peraturan baru mengenai jumlah aksara kani dalam Joyō Kanji atau kanji sehari hari yang dibatasi penggunaannya sampai 1945 huruf saja. Aksara kani melambangkan suatu arti tertentu. Satu Kanji dapat dibaca secara dua bacaan, yaitu Onyōmi (adaptasi dari car abaca China) dan Kunyōmi (car abaca asli Jepang) yang akan dibahas nanti.

=> ATURAN MENULIS
      Dalam kalimat bahasa Jepang tidak ada spasi yang memisahkan antara kata dan tidak ada spasi yang memisahkan antara kalimat. Walaupun bukan merupakan tanda baca yang baku, kadang-kadang juga dijumpai penggunaan tanda tanya dan tanda seru di akhir kalimat.
Tanda baca yang dikenal dalam bahasa Jepang
-。(句点/kuten) Fungsinya serupa dengan tanda baca titik yakni untuk mengakhiri kalimat
- 、(読点/toten) Fungsinya hampir serupa dengan tanda baca koma yakni untuk memisahkan bagian-bagian yang terpenting dalam kalimat agar lebih mudah dibaca.

    Bagaimana teman-teman seru kan belajar bahasa Jepang tu ? O ya, saya mau kasih tau nih efek samping (positif) jika mempelajari bahasa Jepang, diantaranya :
1. Bertambah giat belajar
    Siswa-siswi di Jepang umumnya belajar dari jam 8 sampai jam 10, lalu jika di hari libur pun jika mereka tidak bermain keluar (jika tidak ada yang mengajaknya) mereka iseng-iseng saja untuk belajar, entah itu belajar huruf kanji ataupun yang lain. Jika di Indonesia hanya terdapat 25 huruf saja orang Jepang juga 5 menit juga hapal, kalau kanji ? 1945 harus apal kalau ingin bisa baca tulisan Jepang. Jangan panik teman-teman, orang jepang saja sedikit-demi sedikit bisa kok. Maka dari pada itu jika belajar bahasa Jepang akan menambah jadwal belajar kita, sehingga mengurangi jadwal bermain.

2. Suara akan menjadi merdu
    Dengan belajar bahasa Jepang maka suara pengucapan kita akan sama seperti mereka (jika sering berbicara / baca bahasa Jepang ), orang jepang di kenal suaranya yang merdu dan juga lucu dikarenakan kebanyakan bahasa Jepang diakhiri oleh huruf vokal (a,i,u,e,o) berbeda dengan Indonesia yang jarang-jarang huruf vokalnya menjadikan suara orang Indonesia seperti khas orang melayu.

3. Bahasa Jepang akan mengikat hati seseorang
    Kok bisa ya ? ya karena sedikit saja orang Indonesia yang fasih dengan bahasa Jepang, jika ada teman-teman yang bisa berbahasa Inggris pasti dilihat oleh teman-teman kalian bahwa anda orang pintar, tetapi saya sarankan untuk bisa berbahasa Inggris dan Jepang karena keduanya akan membuat anda menjadi lebih keren dimata seseorang, apalagi sama pacar WOW.


     Sekilas pembahasan awal dari pembelajaran bahasa Jepang, langsung saja kita lanjut ke DAFTAR ISI PEMBELAJARAN BAHASA JEPANG.





1 komentar: